Batu Bara – Program pembinaan kemandirian di bidang perikanan kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku sukses melaksanakan panen budidaya ikan lele yang dipusatkan di kolam pembudidayaan area Lapas pada Rabu (14/10/2026).
Kegiatan panen ikan lele ini dikerjakan secara gotong royong oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bawah bimbingan dan pengawasan langsung jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja). Mulai dari proses penebaran bibit, pemberian pakan secara teratur, pemantauan kualitas air, hingga tahap pemanenan, seluruhnya dijalankan dengan telaten sebagai bagian dari pelatihan keterampilan kerja produktif.
Keberhasilan budidaya ini menunjukkan efektivitas program pembinaan kemandirian perikanan air tawar di dalam Lapas. Selain menghasilkan komoditas pangan yang segar dan berkualitas tinggi untuk mendukung ketahanan pangan, hasil panen ini juga memberikan pengalaman praktis bagi warga binaan sebagai bekal kemandirian ekonomi setelah kembali ke tengah masyarakat.
Secara terpisah, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, mengapresiasi penuh atas keberhasilan panen lele yang merupakan hasil dari ketekunan jajaran petugas dan warga binaan.
“Panen lele yang kita laksanakan kemarin merupakan bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Labuhan Ruku berjalan sangat optimal. Kami terus berkomitmen memberdayakan potensi yang ada agar warga binaan memiliki keahlian nyata di bidang perikanan, sehingga kelak mereka mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif di masyarakat,” tegas Kalapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan.
Seluruh rangkaian kegiatan panen ikan lele di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku tersebut berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.






























