Isu Kepala BGN Ditangkap KPK adalah Hoaks, Ajak Publik Lawan Disinformasi

SUARA ANTARA

- Author

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:19 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 2 Juli 2026 ,– Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan keprihatinan atas beredarnya informasi palsu (hoaks) yang menyebut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, ditangkap oleh KPK terkait dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Juni 2026.

Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa narasi tersebut merupakan informasi bohong, menyesatkan, dan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap lembaga negara yang sedang bekerja menjalankan program strategis pemerintah.

“Informasi yang menyebut Ibu Nanik S. Deyang ditangkap KPK adalah kabar bohong. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya, apalagi ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Stop menyebarkan hoaks yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap lembaga negara,” tegas Dedi Siregar.

“PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan penyebaran hoaks. Informasi yang menyebut Kepala BGN Nanik S. Deyang ditangkap KPK tidak memiliki dasar fakta dan tidak didukung oleh satu pun pemberitaan dari media yang kredibel maupun pernyataan resmi dari lembaga terkait,” ujar Dedi Siregar.

Menurutnya, penyebaran informasi palsu tidak hanya merugikan nama baik seseorang, tetapi juga dapat mengganggu jalannya program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pemenuhan gizi.

Dedi menjelaskan bahwa saat ini Kepala BGN justru sedang memfokuskan berbagai langkah pembenahan agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan semakin efektif, akuntabel, dan tepat sasaran. Salah satu kebijakan yang tengah dilakukan adalah refocusing sasaran penerima manfaat dengan memprioritaskan kelompok 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta para siswa sekolah.

Selain itu, BGN juga mengedepankan efisiensi anggaran, perbaikan tata kelola, dan peningkatan kualitas layanan. Orientasi program tidak lagi semata-mata mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, memberikan dampak nyata terhadap perbaikan gizi masyarakat, serta dikelola secara transparan dan akuntabel.
“Kami menilai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.

Dedi Siregar juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Menurutnya, penyebaran hoaks dapat menimbulkan keresahan dan menghambat upaya pemerintah dalam menjalankan program-program prioritas nasional.

“Berdasarkan fakta yang ada, klaim bahwa Kepala BGN Nanik S. Deyang ditangkap karena dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis merupakan konten palsu (fabricated content). Tidak ada satu pun media kredibel maupun informasi resmi yang membenarkan narasi tersebut,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan program-program yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Mari bersama-sama melawan hoaks dengan mengedepankan literasi digital dan memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber yang dapat dipercaya. Jangan sampai berita bohong memecah persatuan dan mengganggu kerja nyata untuk kepentingan masyarakat,” tutup Dedi Siregar. (*)

Berita Terkait

Pakar Hukum Internasional, Prof Sutan Nasomal Menyakini Menkeu Baru RI Mampu Mengalahkan Dollar Selamat Menkeu Baru!!
Mualem Kerap ke Kuala Lumpur, Warga Aceh Desak Pemerintahan Tetap Efektif
Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming
GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan
FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Rumah Moderasi Sampaikan Dukungan Ke Polri, Ingatkan Potensi Ancaman Radikal Bagi Anak Bangsa Melalui Ruang Digital
Bimbingan Teknis PMAKI Soroti Perilaku Koruptif di Lingkungan Pendidikan dan Pentingnya Kepemimpinan Berintegritas

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:44 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Lapas Labuhan Ruku Gandeng Dinkes & Puskesmas Gelar Pemeriksaan Gratis  

Kamis, 24 September 2026 - 04:59 WIB

Siang Ini Walikota Medan Terima Peserta Olimpiade Indonesia ( SOIna ) Sumut Anak2 Grahita Dan Down Sindrom

Rabu, 23 September 2026 - 06:48 WIB

*Bupati Batu Bara Hadirkan Pelayanan Terpadu Melalui Program BERLAYAR di Kecamatan Tanjung Tiram*

Selasa, 22 September 2026 - 00:41 WIB

Razia Gabungan di Lapas Labuhan Ruku, Petugas Amankan Sejumlah Benda Terlarang

Senin, 21 September 2026 - 18:04 WIB

Lapas Labuhan Ruku Gelar Razia Gabungan & Tes Urine Bersama APH, Hasil Nihil Narkoba

Sabtu, 19 September 2026 - 09:22 WIB

Berani Nyimpan Narkoba Dibekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang

Rabu, 16 September 2026 - 09:25 WIB

*Bupati Batu Bara Terima Audiensi KSBSI Sumut, Bahas Kesejahteraan dan Perlindungan Pekerja*

Rabu, 16 September 2026 - 07:00 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Dua Kasus Shabu, Amankan Tiga Tersangka

Berita Terbaru