Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II

SUARA ANTARA

- Author

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:29 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 14 Juni 2026 – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) Provinsi DKI Jakarta menegaskan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang sedang dihadapi Indonesia.

Melalui konferensi pers yang mengangkat tema “Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II”, PW GPA DKI Jakarta mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan dialog, kolaborasi, dan solusi nyata demi kemajuan Indonesia.

Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta, Dedi Siregar, menyampaikan bahwa Indonesia saat ini membutuhkan stabilitas nasional yang kondusif untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, berbagai tantangan ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, serta kebutuhan peningkatan daya saing nasional harus dijawab dengan semangat persatuan dan kerja sama lintas sektor.

“Bangsa ini tidak membutuhkan polarisasi maupun narasi yang dapat memecah belah masyarakat. Yang dibutuhkan adalah persatuan, kolaborasi, dan langkah-langkah konkret dalam membangun kekuatan ekonomi nasional. Indonesia harus fokus pada penyelesaian persoalan rakyat, penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tegas Dedi Siregar.

PW GPA DKI Jakarta menilai bahwa semangat reformasi yang telah diperjuangkan sejak tahun 1998 harus tetap dijaga sebagai bagian dari perjalanan demokrasi Indonesia. Namun demikian, berbagai aspirasi masyarakat hendaknya disampaikan melalui mekanisme konstitusional, dialog yang konstruktif, dan partisipasi aktif dalam pembangunan, bukan melalui upaya-upaya yang berpotensi menciptakan instabilitas nasional.

Gerakan Pemuda Al Washliyah juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor persatuan bangsa dengan mengedepankan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan gotong royong. Pemuda harus hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan solusi terhadap persoalan ekonomi, sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan.

“Kami mengajak seluruh organisasi kepemudaan, mahasiswa, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju. Energi bangsa harus diarahkan pada penguatan ekonomi rakyat, investasi sumber daya manusia, serta inovasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

PW GPA DKI Jakarta percaya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju apabila seluruh elemen bangsa mampu menjaga persatuan dan mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok maupun golongan. Oleh karena itu, momentum saat ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi dan menciptakan resolusi ekonomi yang berpihak kepada rakyat.

Melalui konferensi pers ini, PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas nasional, serta mendukung berbagai upaya pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa.

“Bersatu, Berkolaborasi, dan Membangun Ekonomi Bangsa untuk Indonesia yang Lebih Maju dan Berdaya Saing.”

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) Provinsi DKI Jakarta

Salam Hormar,
Ketua: Dedi Siregar
Jakarta, 14 Juni 2026

Berita Terkait

GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan
FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Isu Kepala BGN Ditangkap KPK adalah Hoaks, Ajak Publik Lawan Disinformasi
Rumah Moderasi Sampaikan Dukungan Ke Polri, Ingatkan Potensi Ancaman Radikal Bagi Anak Bangsa Melalui Ruang Digital
Bimbingan Teknis PMAKI Soroti Perilaku Koruptif di Lingkungan Pendidikan dan Pentingnya Kepemimpinan Berintegritas
Ketegasan DPR RI Yasonna Laoly Patut Dicontoh, Negara Harus Hadir Lindungi Rakyat
Soal LHKPN Zita Anjani, PW GPA Al Washliyah Nilai Framing di Medsos Sarat Kepentingan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:29 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan dan Penjarahan di Dompu, Ketua Komunitas Mahasiswa Bima Mendesak Aparat Bertindak Tegas

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:13 WIB

Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:49 WIB

Andar Amin Harahap: Penyelesaian Masalah Agraria Harus Jadi Prioritas Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 17:04 WIB

Ribuan Banner Digital Hingga Karangan Bunga Warnai Kemeriahan Syukuran HUT ke 39 Pembina DPC GRIB Jaya Medan Ferdy Sanjaya Sembiring

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:39 WIB

Enam Tahun Mangkrak, Rp44 Miliar Telah Terpakai: Ini Pelanggaran Hukum dan Pengkhianatan Hak Hidup Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:40 WIB

Kaperwil Mitrapolisi.com Aceh Beri Tenggat kepada Dun Belanda: Buka Identitas dan Bukti atau Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:00 WIB

Di Balik Gubuk Reot, Harapan Itu Kembali Menyala: GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah

Berita Terbaru