Ditjenpas Pindahkan 313 Warga Binaan Risiko Tinggi ke Nusakambangan, Langkah Tegas Pasca Insiden Rutan Depok  

REDAKSI BATU BARA

- Author

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:44 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NUSAKAMBANGAN — Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memindahkan sebanyak 313 Warga Binaan berisiko tinggi dari lima wilayah ke Lembaga Pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (7/10/2026) dini hari. Pemindahan ini dilakukan secara serentak melalui jalur darat dengan pengawalan ketat.

 

Para Warga Binaan tersebut berasal dari Sumatera Selatan 39 orang, Lampung 47 orang, Jakarta 57 orang, Jawa Barat 125 orang, dan Jawa Timur 45 orang.

 

Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas, Tatan Dirsan Atmaja, menjelaskan pemindahan ini merupakan upaya memperketat pengamanan sekaligus pembinaan bagi Warga Binaan yang masuk kategori berisiko tinggi dan terbukti melakukan pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan.

 

“Ini dilakukan sebagai langkah pengamanan dan pembinaan secara lebih ketat terhadap Warga Binaan yang memiliki tingkat risiko tinggi serta yang sebelumnya melakukan pelanggaran,” ujar Tatan.

 

Pemberangkatan dilakukan dari beberapa titik: Lapas Kelas I Tangerang untuk wilayah Sumatera Selatan dan Lampung, Lapas Kelas I Cipinang untuk Jakarta, Rutan Kelas I Depok untuk Jawa Barat, serta Lapas Kelas I Surabaya untuk Jawa Timur.

 

Salah satu kelompok yang dipindahkan terkait dengan peristiwa yang menjadi sorotan publik, yaitu beredarnya video dugaan pesta narkoba di kamar hunian Rutan Kelas I Depok. Hasil pemeriksaan internal menyatakan Warga Binaan terkait dinyatakan positif menggunakan amfetamin dan metamfetamin. Namun, sebanyak 38 Warga Binaan yang masih berstatus tahanan dan belum berkekuatan hukum tetap tidak ikut diberangkatkan.

 

Dari Jawa Timur, 45 Warga Binaan berasal dari tiga satuan kerja: 30 orang dari Lapas Kelas I Malang, 12 orang dari Lapas Kelas I Surabaya, dan 3 orang dari Lapas Kelas I Madiun. Sebanyak 37 orang terkait perkara narkotika, sisanya 8 orang perkara kriminal. Pengawalan melibatkan tujuh petugas Lapas Surabaya, didukung personel Ditjenpas, Polda Jawa Timur, dan Satuan Brimob.

 

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, Kusnali, menyatakan pemindahan ini sekaligus bagian dari penataan pola pembinaan. “Lapas Kelas I Surabaya akan kami jadikan sentra pembinaan bagi Warga Binaan bermasalah se-Jawa Timur. Kami berkomitmen, kategori berisiko tinggi akan dikirim ke Nusakambangan,” tegasnya.

 

Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menyatakan dukungan penuh dan berkomitmen memberikan pembinaan optimal sesuai profil risiko masing-masing Warga Binaan.

 

Pemindahan ini menegaskan komitmen Ditjenpas menindak tegas pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan, termasuk penempatan di fasilitas pengamanan sesuai tingkat risiko, guna menjaga ketertiban dan mencegah terulangnya pelanggaran serupa.

 

(Sumber: Tim Media INFO_PAS)

Berita Terkait

*Belajar dari Bappelitbangda Tangsel, Peserta PKP Dalami Kepemimpinan Berbasis Kinerja dan Inovasi SISTARI*
Tinggal Sendiri, Bukan Berarti Sendirian: Peran Keluarga dalam Mendukung Kemandirian Penyandang Disabilitas
Batalyon Parako 463 Pasgat Medan Raih Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha, Bukti Pengabdian Prajurit kepada Bangsa  
*Ketua Dekranasda Batu Bara Tampil di Kriyanusa 2026, Kenalkan Kekayaan Wastra Nusantara*
*Bupati Batu Bara Dorong Kader HMI Siap Hadapi Tantangan Era Kecerdasan Buatan*
Majelis Hakim Kembali Memanggil Jajaran Direksi dan Komisaris Bank Mandiri Dikarenakan Tidak Pernah Hadir Dalam Tiga Kali Persidangan
Praktisi Hukum Baginta Manihuruk. SH. MH Dukung Polda Sumut, Soroti Pernyataan BAP DPD RI soal Konflik Socfindo
Kasat Lantas Pematangsiantar Langsung Awasi Jl. Merdeka, Tutup Ruang Parkir Liar Depan Suzuya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:32 WIB

*Belajar dari Bappelitbangda Tangsel, Peserta PKP Dalami Kepemimpinan Berbasis Kinerja dan Inovasi SISTARI*

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Tinggal Sendiri, Bukan Berarti Sendirian: Peran Keluarga dalam Mendukung Kemandirian Penyandang Disabilitas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Ditjenpas Pindahkan 313 Warga Binaan Risiko Tinggi ke Nusakambangan, Langkah Tegas Pasca Insiden Rutan Depok  

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Batalyon Parako 463 Pasgat Medan Raih Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha, Bukti Pengabdian Prajurit kepada Bangsa  

Rabu, 30 September 2026 - 03:20 WIB

*Ketua Dekranasda Batu Bara Tampil di Kriyanusa 2026, Kenalkan Kekayaan Wastra Nusantara*

Selasa, 29 September 2026 - 06:45 WIB

Majelis Hakim Kembali Memanggil Jajaran Direksi dan Komisaris Bank Mandiri Dikarenakan Tidak Pernah Hadir Dalam Tiga Kali Persidangan

Senin, 28 September 2026 - 13:17 WIB

Praktisi Hukum Baginta Manihuruk. SH. MH Dukung Polda Sumut, Soroti Pernyataan BAP DPD RI soal Konflik Socfindo

Sabtu, 26 September 2026 - 02:57 WIB

Kasat Lantas Pematangsiantar Langsung Awasi Jl. Merdeka, Tutup Ruang Parkir Liar Depan Suzuya

Berita Terbaru