Profesor Doktor Sutan Nasomal Ingatkan Presiden Prabowo Bercermin Perang Dunia Persiapkan Peralatan Worning Keselamatan Negara NKRI urgent!!

SUARA ANTARA

- Author

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:28 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timur Tengah, Negara NKRI harus bersiap siaga menjaga segala kemungkinan buruk terjadi di Indonesia dibalik peristiwa perang selama sebulan belakangan ini terjadi diluar negeri antara Israel dan Orang yang mana sebaiknya pemerintah Indonesia sedia payung sebelum hujan ketimbang kebasahan pribahasa “, ujar Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH menjawab materi pertanyaan para pemimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantornya markas pusat partai Koalisi rakyat Indonesia di bilangan cijantung jakarta 31/5/2026 via telpon selulernya.

Situasi Perang membawa satu keputusan bersama pada waktu dekat ini untuk menggerakkan perang besar melibatkan 50 Negara besar dan mungkin lebih. Korea Utara Rusia dan China akan memilih perang besar di buka karena kejahatan perang yang menciptakan krisis hebat dalam banyak hal serta kejahatan perang israel sudah tidak bisa di biarkan.

Detik detik arah perang besar akan terjadi ketika Amerika sepakat dengan Israel menciptakan Israel raya dan akan merusak semua negara negara di Tim-Teng yang mau di ambil paksa. Prof Sutan Nasomal menilai hal ini akan melahirkan kehancuran di seluruh negara negara di dunia.

Salah kaprah Israel yang memaksakan diri untuk menjajah semua negara di Tim-Teng. Semua peraturan di Dewan Keamanan PBB telah ditinggalkan dan tak berlaku untuk Israel.

Kejahatan perang yang selama ini di lakukan Israel dan sekutunya kini meruncing mengarah pada kemarahan banyak negara negara yang masih mengutamakan kemanusiaan. Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH pakar hukum international dan pemerhati geopolitik serta perang di Tim-Teng, menyayangkan semakin mendekat situasi semua negara di dunia ini terpecah dua dengan akhir terlibat perang.

Krisis energi dan krisis lainnya sudah terdampak saat ini memberatkan masyarakat dunia. Harga harga semua jenis makanan dan barang apapun berubah menjadi sangat mahal. Kesulitan luar biasa dirasakan oleh lapisan masyarakat manapun dan dari menengah kebawah terpuruk.

Perang Terbuka secara meluas tidak bisa di cegah. Maka kesadaran mempertahankan kehidupan yang aman hampir sirna. Bila semua gudang senjata pemusnah manusia telah berbicara maka tidak ada satupun yang bisa bernafas lagi.

Dengan jelas Israel dan Amerika menantang semua negara manapun yang tidak mendukung israel raya untuk perang terbuka. Ancaman tersebut resmi di ucapkan Amerika. Maka menjadi catatan khusus bahwa perang ini akan meluas ke mana mana. Saat ini semua pakar perang di dunia sudah menghitung berapa lama lagi persediaan amunisi atau peralatan perang israel dan amerika. Bahkan ambisi israel dan amerika yang ingin cepat menghacurkan iran dengan seluruh kekuatan militer amerika sudah tercium. Prof Sutan melihat zona pembantaian hebat akan terjadi di Tim-Teng karena arah perang saat ini bisa melibatkan 5 negara seperti Kuwait, Oman, Bahrain, Mesir, Iraq, Turkey, Saudi Arabia. Iran sedang menunggu Ibadah Haji selesai dan kontak langsung saling serang bisa terjadi. Israel memang telah memaksakan perang ini semakin dalam agar Tim-Teng hancur bukan karena serangan Israel tetapi terlibat perang dengan sendirinya.

Konflik perang akan bergeser menuju lautan pacivik dan memaksa China dan korut untuk turun besar besaran menjaga negaranya serta melumpuhkan amerika dengan kontak militer langsung. Bisa di duga bahwa Australia dan Eropa akan hadir juga. Tidak ada lagi sejengkalpun tempat yang aman bila semua pemimpin di dunia ini tidak bisa melumpuhkan Amerika dan Israel.

Israel Raya telah menjadi proyek rahasia selama 50 tahun ini guna merampas semua kekayaan di Tim-Teng. Maka saat ini waktunya rencana tersebut di paksakan. Yang lebih menyeramkan semua negara yang berkerja sama dengan amerika dipastikan akan terlibat perang.

Prof Sutan Nasomal SH,MH menghimbau Presiden RI agar tidak masuk dalam jebakan perang ini.

 

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Pidana Internasional, Ekonomi Nasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Young Indonesian Advocates Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Tinjau Ulang Kenaikan Pajak Yang Mengancam Ekonomi Kerakyatan Di Indonesia!!!
Prof Sutan Nasomal : Amerika Panik Sampai Datang Ke China Karena Iran Menang Perang
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Amankan Jam Pulang Kerja, Sat Lantas Pematangsiantar Atur Lalin di Pusat Pasar Horas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Sat Lantas Pematangsiantar Atur Lalu Lintas di Jalan Parapat Simpang Dua, Arus Tetap Lancar dan Aman

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Bekuk Bandar Narkoba di Batang Kuis, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Sita 21 Paket Sabu & 46 Paket Ganja  

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:05 WIB

Police Go To School: Kapolsek Air Putih Beri Pembinaan Hukum, Lalu Lintas & Bahaya Narkoba di SMA Al Izza

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:57 WIB

Termasuk Siswa yang Sudah Diberi Peringatan, Sat Lantas Pematangsiantar Lakukan Penindakan Tilang di Tempat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Patroli Dialogis Polsek Talawi, Warga Diminta Waspada & Manfaatkan Call Center 110

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:41 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Gelar Kegiatan Minggu Kasih, Berbagi Sembako dan Edukasi Bahaya Narkoba kepada Lansia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:32 WIB

*Bupati Batu Bara Dorong Pemuda Kristen Siapkan Diri Menyongsong Indonesia Emas 2045*

Berita Terbaru